Industri / Pendidikan digital

Keamanan dan kepatuhan layanan pendidikan digital

Petakan peran sekolah dan platform, data siswa serta orang tua, akun kelas, rekaman, vendor, dan penggunaan AI sebelum membuka layanan pendidikan digital.

Di halaman ini

Mulai dari siapa memakai layanan

Aplikasi sekolah, kursus untuk dewasa, dan platform yang dapat diakses anak memerlukan pemeriksaan berbeda. Petakan pengguna, usia, jenis layanan, data, pembayaran, serta pihak yang menentukan tujuan pemrosesan. Nama “edtech” tidak dengan sendirinya menentukan semua kewajiban.

Bedakan data sekolah dan kegiatan platform

Alur Keputusan yang diperiksa
Pendaftaran Identitas yang diperlukan, usia, peran orang tua/wali, dan informasi yang diberikan
Kelas Siapa melihat daftar siswa, tugas, nilai, komentar, serta rekaman
Dukungan Akses petugas, verifikasi pemohon, dan catatan bantuan
Analitik/AI Tujuan tambahan, data yang dikirim, vendor, serta penilaian dampak
Akhir layanan Ekspor, retensi, pencabutan akses, dan penghapusan sesuai ketentuan

Sekolah dan platform perlu memetakan peran per kegiatan. Platform yang memakai data untuk tujuan sendiri tidak cukup menyebut dirinya prosesor untuk seluruh aktivitas. Baca berbagi data dengan mitra.

Periksa pelindungan anak sejak desain

Mulai dari cakupan PP TUNAS, bukan menempelkan satu kotak persetujuan untuk semua pengguna. Periksa fitur komunikasi, profil publik, rekomendasi, pelacakan, serta pengaturan awal. Data anak juga perlu penanganan sesuai UU PDP.

Sebagai pengamanan praktis, batasi akses ruang kelas dan unduhan rekaman. Jangan membuat tautan kelas atau nilai dapat dilihat siapa pun hanya agar mudah dibagikan.

Contoh: sekolah memakai platform tugas

Contoh fiktif: guru mengunggah tugas dan memberi nilai. Platform menyiapkan pemisahan sekolah/kelas, akses guru sesuai penugasan, dan proses ketika siswa pindah. Rekaman belajar tidak otomatis digunakan untuk melatih AI atau materi promosi. Setiap tujuan tambahan diperiksa secara terpisah.

Urutan pekerjaan tim

  1. Petakan pengguna, peran, dan alur data bersama sekolah/pengelola.
  2. Periksa PSE, PDP, dan pelindungan anak sesuai kegiatan.
  3. Uji akses lintas kelas/sekolah, akun guru keluar, dan ekspor data.
  4. Tetapkan penanganan keluhan, permintaan hak, insiden, dan akhir kontrak.
  5. Evaluasi fitur AI sebelum digunakan pada siswa.

Gunakan panduan AI pendidikan. Kewajiban penyelenggaraan pendidikan dan isi pembelajaran memerlukan pemeriksaan sektor tersendiri; panduan ini berfokus pada layanan digital serta data.

Unduh artikel (.md)

Sumber rujukan

  1. UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi ↗JDIH Kementerian Komunikasi dan Digital · Pasal 4, 16, 18, 20–25, 27–28, 34–39, 47, dan 51–52; kewajiban sesuai kegiatan. Susunan kerja dan contoh merupakan saran Kompli.

Baca naskah lengkap untuk melihat syarat dan pengecualiannya. Sesuaikan dengan layanan dan bidang usaha Anda.

Perlu membahas kebutuhan tim Anda?

Ceritakan layanan digital yang Anda kelola dan kebutuhan tim Anda.

Konsultasikan kebutuhan Anda