Penggunaan AI untuk layanan pendidikan
Tentukan tujuan AI pendidikan, batas data siswa, peran pendidik, pemeriksaan hasil, dan cara keberatan sebelum fitur digunakan dalam kegiatan belajar atau penilaian.
Di halaman ini
Tentukan pekerjaan yang dibantu AI
Membuat draf bahan ajar, memberi umpan balik latihan, dan menilai siswa mempunyai dampak berbeda. Mulai dari tujuan pembelajaran serta siapa yang mengambil keputusan akhir. Jangan menilai manfaat hanya dari cepatnya menghasilkan jawaban.
Keputusan Bersama tujuh menteri tahun 2026, dengan nomor Komdigi 117/2026, memuat pedoman teknologi digital dan AI untuk jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Diktum KETIGA mengarahkan satuan pendidikan formal dan nonformal memeriksa kesiapan tenaga, infrastruktur, dan tata kelola, menerapkan pedoman, melindungi anak, serta melakukan evaluasi. Cocokkan penerapan dengan jalur pendidikan dan lampiran keputusan. Panduan ini berfokus pada persiapan data dan pengawasan fitur, bukan ringkasan seluruh pedoman pendidikan.
Periksa data siswa dan peran penyedia
Petakan nama, tugas, nilai, rekaman, percakapan, serta informasi lain yang dikirim ke layanan AI. Periksa apakah tujuan dapat dicapai memakai contoh buatan atau data lebih sedikit. Jangan mengunggah tugas yang mengandung identitas atau informasi sensitif tanpa pemeriksaan dasar serta alur pemrosesan.
Data anak memerlukan penanganan sesuai UU PDP dan ketentuan pelindungan anak yang berlaku. Persetujuan penggunaan aplikasi sekolah tidak otomatis menjelaskan setiap penggunaan baru untuk melatih model atau memasarkan produk.
Tetapkan pengawasan sesuai dampak
| Penggunaan | Pemeriksaan sebelum dipakai |
|---|---|
| Draf materi | Kebenaran, tingkat kesulitan, sumber, dan kecocokan usia oleh pendidik |
| Umpan balik latihan | Ketepatan, kemungkinan menyesatkan, serta jalur meminta bantuan |
| Penilaian | Dasar keputusan, kesalahan/bias, pemeriksaan manusia, dan keberatan |
| Asisten percakapan | Batas topik/data, keamanan interaksi, dan eskalasi kepada pendidik |
Tabel merupakan keputusan desain, bukan ketentuan bahwa semua penggunaan diperbolehkan. Untuk keputusan otomatis berdampak hukum atau signifikan dan pemrosesan berisiko tinggi lain, periksa DPIA.
Contoh uji sebelum kelas
Contoh fiktif: asisten latihan memberi jawaban dengan rujukan yang tidak ada. Guru menahan pemakaian, memperbaiki batas sumber, dan menguji ulang pertanyaan yang ambigu. Fitur menjelaskan ketika informasi tidak cukup serta mengarahkan siswa ke pendidik, bukan mengarang kepastian.
Siapkan perubahan dan keluhan
Catat versi, hasil uji, penanggung jawab, data yang digunakan, dan cara menghentikan fitur. Jelaskan peran AI kepada pengguna secara sesuai konteks serta sediakan jalur memperbaiki kesalahan. Uji ulang saat model atau sumber berubah.
Gunakan evaluasi fitur AI dan jalur edtech. Keputusan pedagogis, ketentuan lembaga pendidikan, dan kebijakan sektor tetap perlu diperiksa oleh pihak yang berwenang.
Sumber rujukan
- Keputusan Bersama tujuh menteri 2026 — teknologi digital dan AI pendidikan ↗JDIH Komdigi; naskah keputusan bersama dan lampiran, nomor Komdigi 117/2026 · Diktum KESATU–KETIGA: jalur pendidikan, kesiapan, pelindungan anak dan evaluasi; bukan ringkasan seluruh lampiran.
- NIST AI 100-1: AI Risk Management Framework 1.0 (2023) ↗NIST; kerangka pengelolaan risiko sukarela · Risiko kontekstual, evaluasi dan pengawasan penggunaan AI.
- UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi ↗JDIH Kementerian Komunikasi dan Digital · Pasal 4, 10, 25 dan 34: data anak, keputusan otomatis dan risiko tinggi.
Baca naskah lengkap untuk melihat syarat dan pengecualiannya. Sesuaikan dengan layanan dan bidang usaha Anda.
Perlu membahas kebutuhan tim Anda?
Ceritakan penggunaan AI di tim Anda dan hal yang ingin dipersiapkan.
Konsultasikan kebutuhan Anda