# Memantau pengiriman RME dan kendala SATUSEHAT

Sumber diperiksa. Metode: https://kompli.id/metodologi/.

Setelah integrasi berjalan, tim masih perlu memastikan data yang seharusnya dikirim benar-benar diterima. Gunakan catatan sistem dan monitoring SATUSEHAT untuk menelusuri kegagalan.

URL kanonis: https://kompli.id/panduan/rme/monitoring-pengiriman-satusehat/
Sumber diakses: 2026-09-27
Diperbarui: 2026-09-27
Penulis: Kompli
Sumber diperiksa: 2026-09-27


## Apa yang diperiksa setelah integrasi berjalan?

**Satu respons berhasil tidak membuktikan seluruh layanan sudah terkirim lengkap.** Cocokkan data yang seharusnya dikirim dengan hasil transaksi dan modul pelayanan yang digunakan. Keberhasilan teknis juga tidak membuktikan isi klinisnya benar.

Dashboard SATUSEHAT menyediakan ringkasan dan log transaksi. Dokumentasi membedakan akses monitoring sandbox bagi fasilitas/mitra terverifikasi dengan monitoring production bagi fasilitas terverifikasi. Akses API mitra tidak otomatis berarti mitra bisa membuka dashboard production fasilitas.

Tetapkan petugas fasilitas yang dapat memantau produksi dan cara bekerja sama dengan tim teknis tanpa berbagi akun secara sembarangan.

## Data belum terlihat: mulai dari mana?

Urutan berikut adalah saran penelusuran Kompli:

1. **Pastikan lingkungan yang dilihat.** Hasil sandbox tidak muncul sebagai pengiriman production. Cocokkan fasilitas, rentang tanggal, dan filter resource.
2. **Periksa apakah sistem mengirim permintaan.** Catatan yang tersimpan di RME belum tentu masuk antrean pengiriman. Telusuri nomor transaksi internal tanpa menyalin seluruh rekam medis ke tiket.
3. **Baca hasil permintaan.** Cocokkan waktu, jenis resource, metode, status respons, serta ID transaksi/resource pada log. Bedakan permintaan yang gagal dengan yang berhasil tetapi belum melengkapi seluruh rangkaian data.
4. **Periksa keterkaitan data.** Pastikan pasien, kunjungan, organisasi, serta data pendukung sesuai pemetaan modul. Koordinasikan koreksi isi dengan petugas yang berwenang.
5. **Catat tindakan dan hasil akhirnya.** Setelah diperbaiki, periksa kembali penerimaan serta kelengkapannya. Jangan menutup masalah hanya karena tombol kirim sudah ditekan.

Dokumentasi log memuat filter dan fasilitas unduh. Batas tampilan log di portal bukan masa simpan RME, dan log pengiriman bukan cadangan lengkap rekam medis.

## Pisahkan masalah akses dari masalah isi data

Untuk masalah akses, periksa lingkungan, kredensial, Organization ID, dan kewenangan sesuai dokumentasi autentikasi. Jangan mencoba kredensial fasilitas lain untuk melewati penolakan.

Untuk masalah validasi, baca pesan dari permintaan terkait dan bandingkan dengan panduan modul terbaru. Perbaiki pemetaan, format, kode, atau referensi yang memang keliru. Bila catatan klinis perlu diubah, ikuti kewenangan dan prosedur fasilitas; jangan mengisi nilai fiktif pada data produksi.

Jika terjadi timeout, telusuri apakah permintaan sebenarnya sudah diterima sebelum membuat catatan baru. Rancang pengiriman ulang sesuai perilaku API yang dipakai dan uji pencegahan duplikasi. Ini saran rekayasa sistem, bukan pernyataan bahwa semua endpoint mempunyai mekanisme pengiriman ulang yang sama.

## Bukti apa yang cukup untuk meminta bantuan?

Siapkan lingkungan, waktu kejadian, jenis resource, kode respons, pesan kesalahan yang telah disaring, langkah reproduksi dengan data uji, serta tindakan yang sudah dicoba. Gunakan kanal bantuan resmi dan format aduan yang sedang berlaku.

Jangan menempelkan Client Secret, token akses, NIK pasien, atau seluruh isi rekam medis dalam tiket terbuka. Bila bukti sensitif memang diperlukan, gunakan jalur dan penerima yang berwenang dengan pengiriman yang terlindungi.

**Contoh fiktif:** data kunjungan klinik terkirim, tetapi salah satu data pendukung ditolak. Tim mencatat hubungan transaksi, memperbaiki pemetaan bersama petugas terkait, lalu memeriksa ulang hasilnya. Laporan “integrasi sudah berhasil” tetap menyebut kekurangan sampai masalah tersebut selesai.

## Jadikan pemeriksaan bagian dari operasi

Tentukan jadwal monitoring sesuai risiko, penanggung jawab beserta pengganti, dan cara eskalasi. Jadwal harian dapat menjadi pilihan tim, tetapi bukan frekuensi universal yang ditetapkan halaman ini.

Saran pemeriksaan berkala mencakup antrean tertunda, kegagalan berulang, kelengkapan alur, perubahan dokumentasi, akses staf yang pindah tugas, serta hasil uji pemulihan cadangan. Jika masalah menunjukkan akses tidak sah atau kebocoran, gunakan [prosedur penanganan insiden](/panduan/keamanan/penanganan-insiden-data-pribadi/), bukan hanya antrean perbaikan integrasi.
## Sumber rujukan

- [SATUSEHAT: Dashboard Monitoring Integrasi](https://satusehat.kemkes.go.id/platform/docs/id/monitoring-guide/) — Ringkasan transaksi serta batas akses dashboard sandbox/production
- [SATUSEHAT: Log Transaksi FHIR](https://satusehat.kemkes.go.id/platform/docs/id/monitoring-guide/log-fhir/) — Kolom transaksi, filter, status respons dan unduhan log
- [SATUSEHAT: Autentikasi API](https://satusehat.kemkes.go.id/platform/docs/id/api-catalogue/authentication/) — Kesesuaian kredensial dan Organization ID
- [SATUSEHAT: Panduan Interoperabilitas](https://satusehat.kemkes.go.id/platform/docs/id/interoperability/) — Pemilihan modul dan perubahan panduan
- [Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis](https://jdih.kemkes.go.id/storage/documents/pdfs/2022permenkes024.pdf) — Pasal 20–23 dan 29–32

## Perlu membahas kebutuhan tim Anda?

Ceritakan kebutuhan RME atau integrasi SATUSEHAT di fasilitas kesehatan Anda.

[Konsultasikan kebutuhan Anda](https://kompli.id/konsultasi/?topik=rme)

## Bacaan terkait

- [Persiapan integrasi RME ke SATUSEHAT](https://kompli.id/panduan/rme/persiapan-integrasi-satusehat/)
- [Checklist kesiapan RME dan integrasi SATUSEHAT](https://kompli.id/template/checklist-kesiapan-rme-satusehat/)
- [Cara menyiapkan penanganan insiden data pribadi](https://kompli.id/panduan/keamanan/penanganan-insiden-data-pribadi/)

